Berita

Dialog Interaktif RRI, Asyraf: Perempuan Harus Mendapatkan Pendidikan Layak

Sungailiat - Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan harus ada keterlibatan perempuan dalam pembangunan. Selama ini realitanya masih belum berimbang. Contohnya, di bidang politik atau keterwakilan perempuan di lembaga legislatif.

"Selain itu, masih sedikit perempuan menduduki posisi sebagai pejabat di pemerintahan," kata Asyraf saat Dialog Interaktif Beranda Astacita Pengarustamaan Gender bertajuk Menuju Ramah Perempuan dan Anak, di Studio RRI, Senin (6/4/2026).

Bertindak sebagai presenter pada kesempatan kali ini, Reta Kurniawan. Menyinggung mengenai ramah perempuan dan anak, Asyraf menjelaskan, sudah ada upaya membangun daerah ramah perempuan dan anak. Hal ini telah dimulai dari tingkat desa. 

Lebih jauh Asyraf mengatakan, perempuan harus mendapatkan pendidikan yang layak. Sebab berdasarkan data, sementara ini masih banyak perempuan yang tamat sekolah dasar namun tidak tamat SMP. Tertentunya hal ini terus menjadi perhatian pemerintah.

Menjawab pertanyaan dari pendengar yang mengatakan masih kerapkali ada pernyataan merendahkan perempuan melalui candaan. Asyraf mengatakan, hal tersebut hendaknya tidak perlu dilakukan, sebab derajat perempuan harus ditinggikan.

Perempuan mempunyai kemampuan dan kapasitas. Asyraf mencontohkan, ketika perempuan berkecimpung dalam dunia organisasi. Ternyata, organisasi perempuan dapat berjalan dengan baik di masyarakat.

Mengenai pemberdayaan ekonomi perempuan, Asyraf mengatakan, perempuan banyak mengunduh aplikasi jual beli di smartphone. Hendaknya ke depan, aplikasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjual atau mempromosikan produk hasil industri rumahan.

"Jadi, aplikasi itu tidak hanya dimanfaatkan untuk membeli saja. Melainkan dimanfaatkan juga untuk menjual produk. Diharapkan, dampaknya bisa meningkatkan perekonomian keluarga," pesan Asyraf. 

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Huzari/pranatahumas
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB